Untuk adik-adik komunitas, tanggal 28 Februari 2009, pukul 08:00 WIB di mohon kehadirannya terkait acara workshop voter education yang berkerjasama dengan LP3ES & RCTI sebagai mitranya di tempat seperti biasanya yakni Wisma PKK Jawa Timur : jl. Gayungsari (injoko). undangan ini berlaku untuk 1 sekolahan 5 pelajar, acara ini selain menjadi bentuk RTL Sekolah Demokrasi setahun yg lalu juga sebagai media pendidikan demokrasi untuk para pelajar SMU se surabaya sidoarjo dan gresik. untuk keterangan lebih lanjut hubungi mas Rony Wijaya.
Untuk adik-adik ketika membaca berita ini di mohon untuk memberitahukan kepada teman-teman komunitas lainnya. maturnuwun (niuzt)
Pertama, secara faktual jumlah pemilih pemula (baca; pelajar) yang mampu menyalurkan aspirasi politik melalui pencoblosan di TPS masih sedikit. Artinya banyak pelajar yang tidak bisa mencoblos. Penyebabnya? Pertama, secara administrative penyelenggaraan pemilu, kelompok pelajar termasuk lapisan masyarakat yang banyak dirugikan karena tidak terdaftar di susunan Daftar Pemilih Tetap (DPT). Sebagaimana diketahui bahwa salah satu problem besar agenda pemilu dan pilkada di Indonesia adalah persoalan Daftar Pemilih. Dalam konteks Pemutakhiran Daftar Pemilih, problem yang terkait dengan pelajar adalah; Pelajar yang berpotensi menjadi pemilih, baru memasuki umur 17 tahun ketika proses pemutakhiran Data Pemilih Sementara (DPS)
Kami segenap Crew Hanya bisa mengucakan selamat Tahun baru 2009, semoga di tahun ini akan lebih baik untuk hidup & Kehidupan
Apa Kata Mereka