Pilkada Jatim dimenangkan Golput

25 07 2008

Pemilih Golput menjadi “pemenang” dalam Pilkada gubernur Jawa Timur periode 2008-2013 yang digelar 23 Juli 2008. Angka golput jauh melebihi perolehan suara lima kandidat yang bertarung dalam pilkada.

Baca entri selengkapnya »





Hasil Sementara Quick Count Pilkada Jatim menurut LSI

24 07 2008
  • 1. KHOFIFAH INDAR PARAWANSA – MUDJIONO = 25,38 %
  • 2. SUTJIPTO – RIDWAN HISJAM = 20,90 %
  • 3. SOENARJO – ALI MASCHAN MOESA = 18,89 %
  • 4. ACHMADY – SUHARTONO = 7,89 %
  • 5. SOEKARWO – SAIFULLAH YUSUF = 26,95 %

Lembaga Survei Indonesia (LSI) dari hasil penghitungan cepatnya, pasangan SOEKARWO – SAIFULLAH YUSUF untuk sementara unggul.

Hasil quick count itu disampaikan kepada wartawan di poskonya, Hotel Mercure Grand Mirama Jalan Raya Darmo, Surabaya, Rabu (23/7/2008). Adam Kamil, peneliti LSI menyatakan bahwa quick count ini mengambil data dari 400 TPS di Jatim secara acak.

“Data itu dari 98,25 persen TPS,” kata Adam. Dia memperikarakan bahwa Pilgub jatim ini akan memerlukan dua putaran jika SOEKARWO – SAIFULLAH YUSUF tidak mampu mendongkrak suaranya. Sebab untuk cukup sekali putaran, perolehan suara calon harus di atas 30%. Dalam jumpa pers itu, juga dihadiri Ketua Pokja Logistik, kampanye dan Pencalonan KPUD Jatim, Didik Prastiyono.

Pasangan yang diusung PD dan PAN itu, kata Adam, lebih banyak unggul di kawasan Madura dan Tapal Kuda (Pasuruan hingga Banyuwangi). Sedangkan KHOFIFAH banyak mendulang suara dari pantai utara.

Sumber : detikSurabaya/23 Juli 2008





untuk 23 Juli 2008

22 07 2008

Sebuah Pesan Moral





Pada sebuah Pelatihan

21 07 2008

salah satu crew IX memberiakan materi “Komunikasi Politik dan

Hubungan Parpol dan Masyarakat, di sampaikan pada pelatihan di sumenep.





Reformasi Masih Setengah,….

21 07 2008

Bagi saya, proses konsolidasi demokrasi hingga kini masih belum rampung. Reformasi seharusnya menjadi momentum membangun demokrasi yang lebih baik di Indonesia. Apa yang dilakukan pemerintah sekarang hanya menjadi ritualitas dan bagian kecil dari proses demokratisasi, bukan sampai pada tahap subtansial. Lebih jauh lagi, proses demokratisasi kita ternyata hanya melulu berputar pada procedural saja. Sehingga yang terjadi ialah proses parsial dalam membentuk pemerintah.

Baca entri selengkapnya »





PILKADA PERSPEKTIF SISWA

21 07 2008

SISWA BERBICARA DEMOKRASI DALAM PILKADA

Pemilihan Kepala Daerah, ataupun pemilihan pejabat apapun itu, secara subtsansial oleh orang banyak diharapkan dapat berlangsung secara jujur dan damai, tidak ada kecurangan apalagi kekerasan. Model pemilihan daerah seperti yang dilaksanakan secara langsung menjadi alternative bagi dunia perpolitikan nasional saat ini. Dalam kesempatan itu, masyarakat menggantungkan harapannya, dari yang belum sejahtera agar oleh pemerintah terpilih dapat ditingkatkan kesejahteraannya, dari yang hanya bisa menikmati fasilitas public penuh leterbatasan, dapat dirasakan secara penuh tanpa mengalami diskrimimasi, dan setumpuk harapan lain yang terpatri dalam hati masyarakat.

Baca entri selengkapnya »





Catatan Media

20 07 2008